Aug 30 2007
bayangan
dia menjadi bayangan
dia gelap dan menutupiku
dia membuatku merasa dikawani, aku tak pernah sendiri, aku senang dia ada dan menemaniku, aku jadi bahagia, karena jauh dari pening yang selalu datang kalau aku sendiri.
dia melakukan apa yang aku lakukan, dia bayanganku
tapi dia gelap
sungguh dia gelap
bahkan aku takut
akan kegelapannya
aku jadi benci padanya
tapi, kalau aku benci, siapa yang kan menemaniku?
akankah kepeningan di kepalaku harus kunikmati lagi?
No responses yet